oleh : Wong Ndezo
Agresi yang dilakukan oleh tentara Israil terhadap rakya palestina telah menambah sejarah kejahatan diplanet ini. sebuah kekejian perang lagi-lagi dilakukan oleh manusia, yang konon merupakan satu-satunya makhluk yang dikaruniakan perasaan cinta, kasih sayang, yang terlingkup dalam hati nurani. mungkinkah seseorang yang prilakunya tidak mencerminkan cinta dan kasih sayang sesama masih layak menyandang atribut manusia?
tidak, kemanusiaan hanyalah diukur seberapa jauh rasa memanusiakan manusia diantara sesama manusia. tidak pernah ditemukan pada makhluk selain manusia sebuah rasa untuk menghormati makhluk lain lebih-lebih sesama manusia. pengkhianatan terhadap rasa ini adalah sebuah malapetaka yang tentu akan memberikan efeck baik pada orang yang terjangkit hal ini maupun orang yang jadi sasaran terhadap prilaku ini.
tidak terbayang saat ini, lebih dari 800 nyawa melayang dalam kurun waktu 2 pekan, dan tentu akan selalu bertambah mengingat serangan yang dilakukan belum ada tanda-tanda untuk diakhiri oleh kedua belah pihak. sebagian korban yang terdiri dari rakyat sipil anak-anak dan perempuan betul-betul mencoreng wajah kemanusiaan di planet yang tidak pernah damai ini (bumi).
mungkinkah yang terjadi saat ini adalah awal peperangan yang lebih besar lagi yaitu peperangan antar bangsa, antar agama hingga akhirnya tiba sebuah malapeta besar yang dinamakan qiyamah itu?
tidak, kita tidak ingin bumi ini hancur akibat Bangsa israel ataupun beberapa orang yang serakah dan rakus untuk mengekploitasi satu sama lain. kita juga tidak bisa membiarkan ini semua terjadi begitu saja.
belum terlambat untuk menyelamatkan bumi ini, belum terlambat untuk menyerukan sebuah perdamaian di dunia ini. lalu bagaimana caranya? kalau organisasi selevel PBB pun tidak digubris untuk menghentikan serangan ini?
hentikan perang, hentikan pembantain. tegakkan perdamaian.....!
Selasa, 13 Januari 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
